Menu
Categories
Ibadah Harian Keluarga GKPS: Senin, 7 Juli 2025
6 Juli 2025 TATA IBADAH

1. Doding: Haleluya No. 88:1-2
Haleluya! Na puji ma salakSi hansa Naibata, sitompa haganupan.
Ai holong ni ateiNi in, gogohNi pe jombut do in sai ningon dodingkonon.

Haleluya! Na puji ma na susur humbai Naibata, in do hansa AnakNi.
Na matei ibaen dousa in, paturei hagoluhan in, ningon dodingkononta.

2. Tonggo

3. Ayat Harian
“Gati anjaha bagei do sapari dalan ni Naibata mamparsahapkon ompungta marhitei nabi-nabi in, tapi bani panorang parpudi on iparsahapkon do hita marhitei Anak-Ni, ai ma na pinabangkit-Ni gabe sitean haganup, parhiteian-Ni homa manompa sagala na adong.” (Heber 1:1-2)

“Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.” (Ibrani 1:1-2)

4. Renungan: Allah yang Berbicara Kepada UmatNya
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
penulis Ibrani berusaha untuk menjembatani pemahaman orang-orang Ibrani atau mereka yang berbahasa Ibrani, yaitu orang Yahudi, tentang iman kepada Allah. Bagaimana keyakinan kepada Allah dalam kehidupan umat Allah di Perjanjian Lama itu dilihat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keyakinan kepada Tuhan Yesus, yang juga diimani oleh orang Yahudi yang adalah keturunan umat Allah Israel.

Orang Yahudi juga percaya bahwa Allah berbicara kepada umatNya melalui juru bicara atau nabi yang bertugas dalam menyampaikan firman Allah atau teguran dari Allah atau kemarahan Allah kepada umatNya. Dalam Perjanjian Lama kita membaca bahwa umat Israel sangat hormat dan taat kepada perkataan nabi karena mereka sangat meyakini bahwa apa yang dikatakan nabi adalah berasal dari Allah. Kehadiran nabi secara positif dilihat sebagai wujud kepedulian Allah kepada umatNya. Dan pemahaman itu selalu diyakini oleh umat Allah bahwa yang berbicara atas nama pasti akan berbicara tentang kelangsungan hidup sebagai umat Allah.

Dalam bacaan hari ini disebutkan bahwa saat ini Allah juga berbicara kepada umatNya, namun tidak melalui nabi seperti pada masa Perjanjian Lama, melainkan melalui AnakNya. Anak Allah, yaitu Tuhan Yesus, dipercayai sebagai pewaris kerajaan Allah dan juga dipercayai sebagai Allah yang ikut menjadikan segala yang ada. Kehadiran Tuhan Yesus adalah wujud dari Allah yang hidup bersama umatNya untuk meneguhkan keyakinan mereka serta menyampaikan kehendak Allah bagi umatNya. Jika hal ini dipercaya maka itu akan membawa mereka kepada keyakinan bahwa Allah peduli kepada umatNya dan kepedulian Allah itu akan membawa mereka kepada kehidupan yang lebih baik.

5. Doding: Haleluya No. 265:2
Ai dohor Tuhanta, suruh-suruhanNi sai marsombah i lobeiNi.
Ai hapansingonNi ipapuji-puji marhiteihon ni dodingNi.
Hita pe, hajojor, sai ringgas uhurta pasangap Tuhanta.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Kantor Sinode GKPS

Comments are closed
**