
PEMATANG SIANTAR.GKPS.OR.ID. Pimpinan Sinode GKPS mengimbau seluruh warga GKPS untuk marsiurupan (tolong-menolong) membantu korban bencana gempa bumi yang terjadi di Tapanuli Utara pada Sabtu, 1 Oktober 2022, sekitar Pukul. 02.00 WIB.
Imbauan ini disampaikan secara resmi oleh Pimpinan Sinode GKPS melalui surat pada tanggal 4 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Ephorus Pdt. Dr. Deddy Fajar Purba dan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pdt. Dr. Paul Ulrich Munthe.
Sehari sebelumnya, Senin, 3 Oktober 2022, Pimpinan Sinode GKPS telah melakukan Press Release untuk menyatakan dukungan dan solidaritas terkait Bencana Alam Gempa Bumi di Tapanuli Utara.

Adapun isi Press Release tersebut sebagai berikut:
Seluruh jemaat GKPS sangat prihatin mendengar berita tentang gempa bumi berkekuatan 5,8 SR yang melanda Tarutung-Tapanuli Utara pada hari Sabtu, tanggal 1 Oktober 2022 pukul 02.00 WIB, yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia (satu orang meninggal dunia), korban luka-luka, pemadaman listrik, dan hancurnya gereja-gereja, sekolah, rumah dan bangunan lainnya.

Kondisi rumah dinas Pendeta GKPS Resort Tarutung pasca gempa bumi mengguncang Tapanuli Utara, pada Sabtu, 01 Oktober 2022. (Foto: Pdt. Joko Selamat Saragih)
Gereja GKPS juga terdampak gempa bumi, di antaranya gedung gereja GKPS Tarutung Resort Tarutung beserta rumah dinas Pendeta GKPS Tarutung mengalami kerusakan yang sangat parah. Selain itu empat puluh dua (42) rumah warga jemaat GKPS Tarutung mengalami kerusakan ringan sampai menengah.
Menyikapi persistiwa ini, Pimpinan Sinode GKPS menyatakan: