Menu
Categories
RENUNGAN REMAJA 1 NOVEMBER 2026
27 Oktober 2026 Bahan PA

RENUNGAN REMAJA GKPS

01 Nopember 2026 (22 Dob Trinitatis)

Nats                 : Ibrani 11:1-7

Tema   : Kuat Dalam Iman

 

Kuat di dalam iman

Pengantar

Surat Ibrani adalah salah satu kitab yang tepat untuk kembali mengingatkan setiap orang percaya supaya hidupnya fokus kepada Tuhan dan supaya setiap orang yang percaya menjalani hidup yang kuat dalam Kristus dengann Iman kepada Yesus. Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr. 11:1). Dari nats firman Tuhan tersebut, kita diajak untuk memahami bahwa iman bukan sekedar mengatakan kita punya iman (percaya), tetapi iman juga menjadi kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam PB (Yunani, Iman “psitis”), berarti kepercayaan penuh, kesetiaan, dan penyerahan diri kepada Tuhan. Yang artinya, iman bukan hanya percaya bahwa Tuhan ada, tetapi juga mempercayakan seluruh hidup kepada-Nya. Kuat dalam Iman, menunjukkan bahwa iman itu harus terus bertumbuh dan menjadi kokoh di dalam kehidupan orang percaya. Kekuatan iman bukan berasal dari dalam diri sendiri, melainkan dari hubungan yang hidup dengan Tuhan. Hal ini terlihat dalam surat Ibrani 11, di mana orang-orang percaya tetap setia kepada Tuhan walaupun menghadapi tantangan.

Jika kita lihat ditengah-tengah perkembangan zaman sekarang, banyak hal yang bisa membuat kita ragu atau bahkan kita semakin jauh dari Tuhan. Teknologi yang semakin maju, pergaulan yang bebas, dan berbagai tekanan hidup sering kali membuat kita lebih mengandalkan diri kita sendiri daripada kita mengandalkan kepercayaan kita kepada Tuhan. Menurut kesehatan RI, remaja umumnya berada dalam usia 10-17 tahun dimana masa ini adalah masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang sedang berada dalam masa mencari jati diri. Remaja  mudah dipengaruhi oleh lingkungan, teman, bahkan media sosial. Kadang tanpa kita sadari, kita lebih percaya pada apa yang kita lihat di dunia daripada apa yang telah Tuhan janjikan buat kita. Oleh sebab itu, melalui firman Tuhan ini kita diajak untuk kembali belajar bahwa iman adalah dasar hidup kita sebagai orang yang telah percaya kepada-Nya.

 

Keterangan

Darimanakah keberanian kita menjalani kehidupan yang penuh misteri ini? Tidak ada satupun manusia yang bisa menebak apa yang akan terjadi pada masa yang mendatang, akan tetapi pada akhirnya kita memiliki keberanian untuk menjalani dinamika kehidupan yang menghadang. Bagi orang percaya, sumber kekuatan yang mendasari keberanian kita menghadapi  kehidupan yang berliku itu adalah iman kepada Tuhan karena itu yang menjadi sumber kekuatan juga semnagat kita berjalan dihidup ini. Berdasarkan surat Ibrani 11:1-7, Firman Tuhan mengajarkan bahwa iman adalah dasar utama dalam kehidupan orang percaya. Iman bukan sekedar percaya pada apa yang dilihat langsung juga iman bukan sekedar kepercayaan teoritis melainkan kepastian yang teguh akn janji Allah. iman membuat kita memahami bahwa alam semesta diciptakan oleh Firman Allah dari apa yang tidak nampak Dalam tema “Kuat Dalam Iman”, hal ini menunjukkan bahwa kekuatan hidup kita bukan berasal dari diri kita sendiri, tetapi dari iman kepercayaan kita kepada Tuhan. Di zaman sekarang ini, banyak remaja lebih percaya dari apa yang dilihat langsung seperti: uang, teman, bahkan popularitas, tetapi Firman Tuhan mengajak kita untuk tetap percaya kepada Tuhan dalam segala keadaan yang kita alami karena iman adalah ketaatan melakukan kehendak Allah meskipun belum terlihat hasilnya (contoh; membangun bahtera karena iman Nuh) yang akhirnya lewat Iman Nuh bisa mneyelamatkan keluarganya dan menjadi kesaksian bagi dunia.

 

Iman Membuat kita tetap Teguh dalam Pengharapan

Iman yang teguh dibangun melalui hubungan yang dekat dengan Tuha lewat doa dan menghidupi firmanNya bukan sekedar teori. Melalui iman juga, kita tetap berharap kepada Tuhan walaupun keadaan tidak sesuai dengan keinginan kita karena iman sangat memungkinkan seseorang berdiri kokh dan bertindak berserah bukan menyerah pada keadaan. Sebagai remaja kristen saat ini, sangat sering menghadapi berbagai tantangan, kegagalan dan pergumulan tetapi lewat iman yang teguh/Kuat yang sudah terbangun itu akan mmebawa mereka kepada keberhasilan. Karena Iman menempatkan seseorang diats batu akrang yaitu Tuhan Yesus yang selalu berdiri kokoh meskipun situasi dunia tidak bersahabat denganNya. Maka tetaplah beriman kuat dan berpengharapan kepadaNya supaya situasi pahit sekalipun tidak akan membuatmu jatuh, namun jika kita orang yang kuat dalam iman dan tidak mudah putus asa, maka akan ada pengharapan didalam Tuhan dan Tuhan selalu punya rencana yang baik dalam hidup kita,oleh karena itu iman yang teguh adalah modal dalam hidup kita yang sangat luar biasa.

 

Iman Membuat Hidup Kita Berkenan Kepada Tuhan

Firman Tuhan mengatakan bahwa tanpa iman, tidak mungkin seseorang berkenan dihadapan Allah (ay 6), artinya ialah, iman adalah hal yang sangat penting dalam membangun hubungan kita dengan Tuhan. Iman bukanlah hanya sekedar ikut ibadah atau kegiatan-kegiatan yang ada didalam gereja, tetapi iman yang nyata ialah bagaimana hati kita sungguh-sungguh percaya tanpa melihat dan mengandalkan Tuhan dalam hidup kita. Remaja yang kuat dalam iman adalah remaja yang hidupnya berusaha menyenangkan hati Tuhan, bukan menyenangkan hati manusia. Beriman berarti percaya penuh bahwa Allah ada dan memberi upah kepada mereka yang sungguh-sungguh mencari Dia. Hidup berkenan dihadapan allah diwujudkan melalui ketaatan, hati yang ikhlas dan berjlaan dalam kebenaran.

 

Iman Harus Terlihat dalam Tindakan Nyata

Dalam ayat 4-5 dan 7, kita melihat contoh tokoh alkitab yang iman nya percaya bukan hanya dimulut tapi melalui tindakan yang nyata. Habel, Henokh dan Nuh merupakan contoh tokoh alkitab yang hidup dalam iman. Mereka tidak hanya percaya, tetapi mereka menunjukkan imannya melalui tindakan. Hal ini mengajarkan bahwa iman yang kuat tidak hanya ada dalam hati dan mulut, tetapi harus kelihatan dalam kehidupan sehari-sehari. Dalam kehidupan remaja, iman bisa terlihat dari kejujuran, ketaatan kepada orang tua, menjauhi narkoba, pergaulan bebas, dan tetap melakukan yang benar walaupun nyatanya tidaklah muda untuk dilakukan. Tindakan nyata adalah buah dari iman yang mencakup ketaatan pada perintah Tuhan, kasih kepada sesama juha perubahan hidup. Oleh karena itu sangat dibutuhkan sekali remaja Kristen yang hidup dan tindakannya menghasilkan buah kebaikan meski banyak godaan dan tantangan juga hambatan.

 

Refleksi/Renungan

Melalui firman Tuhan ini, kita diajak untuk melihat kembali diri kita masing-masing apakah kita sebagai remaja sudah benar-benar hidup kuat dalam iman, atau malah kita lemah dalam iman kita. Di tengah perkembangan zaman yang sangat maju sekarang, banyak hal yang bisa melemahkan iman kita, seperti pengaruh gadget, pergaulan bebas, narkoba. Dan tanpa kita sadari hal-hal yang seperti itulah dapat melemahkan iman kita. Iman adalah landasan bagi orang pervaya untuk beridir untuk kemuliaan Tuhan.

Karena itu, penting bagi kita sebagai remaja untuk bertanya kembali pada diri kita sendiri: apakah kita tetap percaya kepada Tuhan saat tantangan, pergumulan dan cobaan itu datang kepada kita? Atau malah kita menyerah dan putus asa? Atau apakah iman kita hanya terlihat saat kita ibadah dan mengikuti kegiatan-kegiatan dalam gereja atau juga dalam kehidupan sehari-hari? Menjadi remaja yang “kuat dalam iman” bukanlah hal yang mudah untuk mewujudnyatakannya, tapi jika kita tetap dijalan Tuhan, maka kita pasti mampu menujukkan melalui aksi dan tindakan nyata. Iman mengajarkan kita tetap percaya walaupun tidak melihat, tetap berharap walaupun mengalami pergumulan dan tetap melakukan yang benar walaupun tidak mudah. Dengan kita mempunyai iman yang kuat di dalam Tuhan, kita tidak akan goyah saat saat pergumulan.

Pencobaan itu datang, apalagi di tengah-tengah perkembangan zaman sekarang, dan kita harus mengimani firman Tuhan yang tertulis dalam kitab 1 Korintus 10:13 “Pencobaan – pencobaan yang kamu alami adalah pencobaan biasa.. dst”. Itu berarti disetiap perjlanan kita dalam hidup ini selalu terpantau baik olehNya. Beriman berarti kita memiliki fondasi yang kuat untuk tetap berdiri juga menjadi motivasi bagi kita. Bagi kaum remaja, biarlah imanmu mengarahkan mu kepada pengetahuan yang benar akan janji Tuhan dan menjadikan janji Tuhan sebagai penyemangat untuk terus berlaku baik dan benar. Iman bukan sekedar pengakuan tetapi tindakan nyata yang didasarkan pada kepercayaan akan kebenaran yang belum terwujud. Melalui iman yang baik juga akan memberi pemahaman kepada kita bahwa masa depanmu sungguhlah baik karena iman mu adalah keyakinan mutlak pada ralitas atau janjiNya yang tidak terlihat oleh mata fisik.

 

“Iman membuat kita tetap berdiri,

Walapun dunia berusaha menjatuhkan kita.”

Comments are closed
**