Pimpinan Sinode GKPS (Ephorus) Pdt. John Christian Saragih, S.Th., M.Sc., dan Direktur LHF untuk Indonesia Rev. Dr. Thed Nathalang, berfoto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pada Selasa (11/8/2026) siang, di ruang rapat kantor sinode GKPS. (Foto: Bryand Sinaga)
PEMATANGSIANTAR, GKPS.OR.ID – Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) dan Lutheran Heritage Foundation (LHF) resmi menjalin kerja sama dalam tujuh bidang teologi. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di ruang rapat kantor Sinode GKPS, Jalan Pdt. J. Wismar Saragih 23, Pematangsiantar, Selasa (11/8/2026) siang.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Pimpinan Sinode GKPS (Ephorus) Pdt. John Christian Saragih, S.Th., M.Sc., dan Direktur LHF untuk Indonesia Rev. Dr. Thed Nathalang. Prosesi ini turut disaksikan oleh Koordinator LHF Indonesia Imelda V. M. Aritonang, M.M., M.A.

Kerja sama yang berlaku selama tiga tahun ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta penghayatan warga GKPS terhadap tradisi dan ajaran Lutheran.

Adapun tujuh bidang kerja sama yang disepakati meliputi:
- Penerjemahan literatur teologi Lutheran
- Penerbitan dan distribusi buku Kristen
- Pengembangan bahan pendidikan teologi
- Pelaksanaan seminar, lokakarya, dan pelatihan
- Penguatan identitas Lutheran
- Pengembangan pelayanan misi dan penginjilan
- Program lain yang disepakati bersama
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya wawasan teologis para pendeta, pelayan gereja, mahasiswa teologi, hingga warga jemaat GKPS. Selain itu, program ini juga menjadi komitmen kedua lembaga dalam membangun jembatan pengetahuan dan mengembangkan pelayanan gereja yang relevan dengan konteks masa kini.
Ephorus GKPS menyambut baik kolaborasi strategis ini. Menurutnya, MoU tersebut menjadi momentum berharga dalam perjalanan pelayanan dan pengembangan teologi di lingkungan GKPS. (hks/bgs)
Pewarta: Pdt. Rim Glory Saragih
Foto: Bryand Sinaga