
Buei do dousa ni tanganku, uhurhu pe gok dousa do;
Matangku ampa angkulangku, ganupan in gok dousa do;
Sai sasap Ham ma dousangkin, marhitei-hitei darohMu.
“Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: ”Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.” (Lukas 10:21)
Inilah yang menjadi ajakan bagi kita hari ini, yaitu melakukan segala sesuatu demi nama Tuhan Yesus. Ya, hidup kita memang sudah seharusnya diarahkan kepada segala sesuatu yang berkenan kepada Bapa. Kita memiliki cita-cita, harapan, rencana, target, dan tujuan yang sesuai dengan kehendak kita atau kelompok kita. Namun, tidak ada yang bisa menjamin bahwa semua itu akan terjadi seperti yang kita kehendaki. Jika kita menyerahkannya kepada Tuhan, maka kita akan melihat Tuhan bekerja dalam semua rencana dan harapan kita, sesuai dengan kehendakNya. Jika sudah demikian, maka kita pun juga harus mensyukuri itu semua. Mengucap syukur atas kehendak Tuhan dalam hidup kita, itulah yang Tuhan inginkan. Maka, jika saat ini kita sedang memiliki cukup banyak harapan dan tujuan yang mau dicapai, serahkanlah itu kepada Tuhan dalam doa dan permohonan, sambil kita tetap terus melakukan usaha yang bisa kita lakukan, lalu setelah itu kita menyerahkan segalanya sesuai dengan kehendak Tuhan. Jika kita disiplin dalam melakukannya, maka hal itu bisa menjadi kesaksian kita kepada orang-orang di sekitar kita, dan orang-orang tersebut pun juga akan ikut mengucap syukur kepada Tuhan. Amin.
Haganupan malekatNi manlioti paratasNi.
Pasangapkon Raja in, pasangapkon Raja in.
Na humbabou markuasa harajaon i tanohta.
Mangirikkon titahNiin, mangirikkon titahNiin.
Kantor Sinode GKPS