
Sihol bam, ale tonduyhu, arta na sasada in?
Seng tarbaen in pindahanmu, anggo lang i babou in;
Ijin i siamun ni Tuhan Jahowa
do hundul Anak-Ni, na dob gabe jolma.
Ai Ia do rupei na gok jenges-Nin,
sai in ma pindahi da, o tonduyhin!
“Ya Allah, Engkau mengetahui kebodohanku, kesalahan-kesalahanku tidak tersembunyi bagi-Mu.”
Melakukan hal yang salah itu tergantung kepada pribadi seseorang. Ia tahu salah namun tetap membiarkan dirinya melakukan hal tersebut. Misalnya, ketika sedang berkendaraan di “lampu merah,” ketika lampu masih menyala merah, masih ada saja orang yang tidak peduli menerobos. Ia tahu itu salah, tapi masih tetap melakukannya. Contoh lain kita tahu bahwa menggosip dan menjelekkan orang lain adalah hal yang salah, namun masih saja kita lakukan dan masih banyak contoh yang lain.
Dari nas firman Tuhan hari ini kita belajar dari pengalaman raja Daud. Daud mengatakan bahwa ia telah berdosa kepada Tuhan dan ia tahu serta sadar akan hal itu. Ia juga tahu bahwa Allah mengetahui apa yang telah ia lakukan. Tidak ada yang tersembunyi dari Tuhan. Bandingkan dengan apa yang dilakukan seseorang yang salah ketika tidak ada orang yang melihat, mungkin kita merasa aman, karena tidak ada orang yang tahu dan menuntut kita, sehingga kita sering melakukan kesalahan yang sama yang menjadi kebiasaan kita. Kita merasa tidak ada yang menghukum kita dan kita merasa bebas dari tuntutan. Padahal pemahaman demikian itu keliru. Tuhan adalah maha hadir dan maha tahu. Ia ada di mana-mana dan melihat setiap dosa yang kita lakukan. Bukan hanya dosa-dosa terbuka secara fisik yang dapat dilihat orang, tetapi juga dosa-dosa di dalam hati dan pikiran. Di dalam hati dan pikiran manusia, banyak orang akan membenci atau melakukan dosa pikiran, daripada melakukan sesuatu secara fisik melalui tindakan. Mereka merasa seolah-olah Tuhan tidak dapat melihatnya, tetapi Dia melihatnya. Mereka mungkin bebas di hadapan manusia, tetapi mereka bersalah di hadapan Tuhan.
Satu-satunya cara untuk terbebas dari rasa bersalah adalah dengan mengakuinya di hadapan Tuhan dan berbalik dari dosa tersebut. Tuhan melihat setiap tindakan yang kita lakukan. Ia juga mengetahui setiap pikiran dan motivasi kita. Akan ada saat-saat di mana kita berdosa kepadaNya melalui sikap hati, pikiran dan perilaku kita. Janganlah mencoba menyembunyikannya dari Tuhan, karena Ia sudah tahu apa yang kita lakukan. Datanglah kepada Tuhan dan bertobatlah. Akuilah dosa itu kepadaNya untuk diampuni. Tuhan menunggu dan siap untuk mengampuni setiap dosa yang telah kita lakukan, apapun alasan kita melakukannya. Mohonkanlah kiranya Allah berkenan mengampuni kita. Sebab Tuhan adalah Allah yang maha kasih dan pengampun, yang akan memberi pengampunan bagi setiap orang yang merendahkan hati di hadapanNya. Amin.
Holong atei-Mu, mangidah ganup parlahouhu.
Ai ma tongon, hotop do sai kahou langkahku.
Sai sasap Ham dousangkin, o Tuhan.
Departemen Persekutuan GKPS