
“Namun Ia bukan tidak menyatakan diri-Nya dengan berbagai-bagai kebajikan, yaitu dengan menurunkan hujan dari langit dan dengan memberikan musim-musim subur bagi kamu. Ia memuaskan hatimu dengan makanan dan kegembiraan.” (Kisah Para Rasul 14:17)
Melalui perjalanan misi ini Paulus dan Barnabas telah membuat beberapa orang Yahudi menjadi percaya kepada Tuhan Yesus. Mereka yang menerima Tuhan Yesus ikut bersama dengan Paulus dan Barnabas dalam melakukan pekerjaan pekabaran Injil, tetapi pekerjaan itu tidak gampang. Ternyata ada beberapa orang Yahudi yang tidak senang dengan kehadiran dan pekerjaan yang dilakukan Paulus, sehingga mereka memprovokasi orang-orang untuk menangkap bahkan melempari mereka dengan batu. Karena itu ia pergi ke kota lain di sekitar itu dan memberitakan tentang Tuhan Yesus.
Di kota Listra, Paulus melakukan mukjizat atas seorang yang lumpuh, sehingga dapat berjalan kembali, dan itu membuat penduduk setempat melihat mereka sebagai perwujudan dewa yang mereka kenal. Dan terjadilah dialog antara mereka. Paulus mengatakan bahwa mereka bukan dewa dan mereka ingin memberitakan tentang Injil, sehingga mereka hidup kembali di dalam Allah. Allah yang diperkenalkan itu adalah Allah yang selama ini mereka kenal dan bekerja untuk mengasihi dan memberkati semua orang.
Allah telah bekerja kepada semua orang dengan caraNya, sehingga tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa Allah itu tidak ada. Sampai saat ini juga Allah tetap bekerja dan itulah yang disampaikan dalam Injil. Pekerjaan Allah itu nyata dalam diri Tuhan Yesus untuk menyelamatkan kita dari dosa. Karena itu, mari kita tetap hidup bersama Allah dalam pengasihan Tuhan Yesus yang memberi kehidupan baru bagi kita.
Kantor Sinode GKPS