
“Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba, atau kepada kebinasaan orang fasik, bila itu datang. Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu, dan akan menghindarkan kakimu dari jerat.” (Amsal 3:25-26)
Dalam Amsal 3 bagian akhir ini, ada hal yang secara khusus disebutkan, yaitu mengenai kenyamanan. Ada banyak hal yang membuat hidup kita tidak nyaman dan akhirnya membuat kita tidak bisa tidur nyenyak. Keterkejutan bisa terjadi pada kita meskipun bukan kita yang menjadi sasaran. Keterkejutan di sekitar kita juga bisa membuat kita terganggu. Keterkejutan karena bencana, karena tindakan kejahatan, karena kekacauan, atau seperti yang disebutkan dalam bacaan kita karena kebinasaan orang fasik, semua itu akan membuat kita kaget atau bahkan takut, sehingga kita tidak merasa nyaman lagi.
Dinasehatkan agar kita tidak takut akan hal yang terjadi tersebut. Apa alasan yang membuat kita tidak usah takut? Alasan yang pasti dan yang sangat kuat adalah karena kehadiran Tuhan. Siapa Tuhan bagi orang percaya? Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa kita dapat mengandalkan Tuhan. Tuhan menjadi sandaran bagi kita yang akan menopang kita agar kita tidak jatuh atau goyah, sehingga keterkejutan yang bagaimana pun yang terjadi, kita bisa tetap berdiri teguh. Bersama Tuhan kita tidak akan terjebak, kaki kita tidak akan kena jerat. Tentu nasehat ini disampaikan karena iman kepada Tuhan sudah membuktikan kebaikan Tuhan itu dan pengalaman hidup bersama Tuhan sudah membebaskan orang percaya dari tantangan atau ancaman, karena itu janganlah takut. Amin.
Kantor Sinode GKPS