
Tarima kasih ma Bamu, o Naibata parlayak Ham!
Sibahen dalan in marhitei Jesus in hu surga in.
“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,”
Firman Tuhan ini mau mengingatkan kita kembali bahwa kita menerima kehidupan yang baru itu semata-mata hanya karena rahmatNya. Tuhan mengasihi kita, sehingga Ia tidak menginginkan kematian umatNya karena dosa, lalu melalui Yesus Kristus rahmat Tuhan itu menjadi nyata. Tuhan Yesus yang mati di kayu salib akhirnya dibangkitkan dan kebangkitanNya itulah yang ikut memperbaharui hidup kita: kita dilahirkan kembali. Kelahiran kita kembali menjadi kekuatan yang baru untuk hidup di dalam kehendak Tuhan.
Kehidupan baru yang disediakan Allah melalui Tuhan Yesus mengarahkan orang percaya untuk bersikap positif dan optimis karena hidup yang berpengharapanlah yang diberikanNya. Karena itu, setiap orang beriman diminta untuk melakukan perbuatan yang membangun dan secara aktif menyatakan karya orang beriman. Tentu harapan ini dinyatakan agar tidak ada orang beriman yang pesimis serta berputus asa dalam kehidupan ini.
Semua itu disampaikan oleh rasul Petrus kepada orang beriman dimana pun berada agar semakin nyata panggilan kita sebagai umat Allah yang imamat rajani. Untuk itu, patutlah kita bersama rasul Petrus memuji Allah kita yang telah menyatakan kasihNya kepada kita. Amin.
Kantor Sinode GKPS