- Doding: Haleluya No. 3:1-2
Sai puji Naibata ai holong tong atei-Ni.
Malayak tong homa bai ganup tinompa-Ni.
Megah ma hita on, mamuji Naibata.
Ai sasap dousa on, ibahen Naibata.
Tuhanta Naibata marsuruh Jesus Kristus.
Jadi harga tumang do hita on itobus.
Iporsan Jesus in, dousanta in ganup.
Ase darohNi in papansing haganup.
- Tonggo
- Ayat Harian
“Iluahon ma kapal ai; halani seng tardompakkonsi logou ai gabe ipaturut hanami mando, lanjar iboan ma hanami mumbang-umbang.” (Lahoan ni Apostel 27:15)
“Kapal itu dilandanya dan tidak tahan menghadapi angin haluan. Karena itu kami menyerah saja dan membiarkan kapal kami terombang-ambing.” (Kisah Para Rasul 27:15)
- Renungan: Teguh dan Yakin Dalam Pengharapan Kepada Tuhan
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
pengharapan rakyat Indonesia untuk mendapatkan kehidupan sosial ekonomi yang lebih layak terasa semakin sirna. Mereka nampaknya semakin tidak berpengharapan, sehingga semakin tidak terkontrol dan nekad melakukan tindakan brutal demi sesuap nasi. Adakah yang dapat dilakukan oleh gereja Tuhan?
Dalam perjalanannya ke Roma, Paulus berada dalam situasi dimana tidak ada lagi pengharapan untuk hidup. Kapal yang ditumpangi oleh Paulus dan orang-orang seperjalanannya diombang-ambingkan selama 3 hari 3 malam oleh angin badai. Kegelapan total menyelimuti mereka. Seluruh muatan kapal harus dibuang agar kapal tidak tenggelam. Akibatnya mereka harus menahan lapar berhari-hari. Dalam kondisi yang sedemikian kritis dan panik, Paulus berdiri dengan keteguhan dan keyakinan penuh menyuarakan pengharapan kepada mereka yang sudah ada di penghujung kematian. Suatu yang lebih indah adalah bahwa mereka tidak hanya mempercayai pengharapan itu, tetapi mereka juga mau mendengarkan dan menuruti saran Paulus. Mereka akhirnya selamat dari amukan badai.
Ada tiga faktor yang menyebabkan mereka menjadi percaya dan menurut kepada Paulus. Pertama, Paulus bersama-sama mereka merasakan ancaman kematian atau maut. Ia tidak hanya berteori saja, tapi mereka semua bisa melihat bahwa Paulus pun menghadapi dan mengalami hal yang sama. Kedua, Paulus percaya penuh akan janji Tuhan bahwa ia akan pergi menghadap Kaisar. Ketiga, pengharapan Paulus dibangun berdasarkan keyakinan yang tumbuh karena hubungan yang erat dengan TUHAN. Melalui nas firman Tuhan hari ini menjadi perenungan bagi kita umat Tuhan atau gereja saat ini harus menjadi sama dengan masyarakat yang miskin. Hal tersebut bukan berarti bahwa gereja harus menjadi miskin. Tetapi di tengah-tengah kemiskinan gereja harus mau untuk tetap menyuarakan pengharapan Injil. Amin.
- Doding: Haleluya No. 347:1-2
Batu gingging na toguh, Ham do batar-batarhin.
Na gogoh toguh do Ham, bai gilumbang tahan Ham.
Sai hudilo Jesus in, tolong au anak-Mu on.
Huparbois pe gogohkin, ronsi tangis au ijin.
Naha pe hubaen ijin, seng boi tanggal dousangkin.
Pitah bai ugah-Mu in, boi maluah au ijin.
- Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami
Kantor Sinode GKPS