Menu
Categories
IBADAH HARIAN KELUARGA GKPS Selasa, 7 Juli 2020
07/07/2020 TATA IBADAH

Ibadah Harian Keluarga GKPS
Selasa, 7 Juli 2020

1. Doding Haleluya No. 384:1

Anggo sai tong hupingkiri pambahenankin,
simbei do tong ganup tingki seng margagan in.
Holong-Mu Tuhan, pangajamankin.
Sai marpangulaki Ham mangidah in.
Holong-Mu Tuhan, pangarapankin.
Seng dong parsuhutan, pitah Ham do in.

2. Tonggo

3. Ayat Harian: Matius 11:21

Bursik ma ho Korasin! Bursik ma ho Betsaida! Ai ambit i huta Tirus pakon Sidon ipamasa hagogohon songon na masa bannima, seng tarbahen lang mubah do uhur ni sidea, marhiou guni anjaha hundul bani abuan.
Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung.

4. Renungan

Yesus mengecam dua kota orang Yahudi yang disebutkan di dalam teks renungan hari ini, yaitu Khorazim dan Betsaida, yang selama ini merupakan tempat dari banyak penyembuhan dan mukjizat yang dilakukan Yesus. Dan Tuhan Yesus membandingkan kota-kota tersebut dengan kota orang Kafir yaitu Tirus dan Sidon, yang tidak pernah mau menerima ajaran Yesus.

Kecaman tersebut dilakukan Yesus karena Khorazim dan Betsaida tidak mau bertobat walaupun mereka sudah melihat dan mengecap mujizat Tuhan Yesus atas mereka. Walaupun sudah begitu banyak mujizat yang mereka kecap tapi mereka tetap tidak memercayai Tuhan dan menerima ajaran-Nya. Tuhan mengatakan bahwa apabila Tirus dan Sidon yang menerima mujizat-mujizat itu, pastilah mereka akan percaya. Namun bangsa yang mengenal dan menyembah Tuhan, tidak percaya dan tidak mengimani ajaran Tuhan.

Kita juga adalah bangsa yang dipilih Allah. Bangsa yang terpilih adalah bangsa yang dikasihi dan yang telah mengenal Allah. Sudah sampai mana pengenalan kita terhadap Allah? Apakah hanya di dalam pikiran kita saja? Hanya sebatas pengetahuan tentang Allah saja? Atau kita sudah mengenal, mengimani dan menyembah Allah dalam kehidupan kita?

Tuhan telah menunjukkan kasih-Nya atas kita melalui penyertaan dan mujizat-Nya setiap hari dalam kehidupan kita. Ya, mujizat Tuhan nyata setiap hari dalam kehidupan kita, melalui kasih-Nya, penyertaan-Nya dan pengampunan-Nya terhadap kita. Siapakah kita sehingga Tuhan begitu mengasihi kita?

Kita yang telah melakukan dosa yang menyakiti hati Tuhan setiap harinya, tapi Tuhan tetap menerima, mengasihi dan mengampuni kita dengan tulus dan sabar. Itu adalah mujizat yang luarbiasa yang kita terima dari-Nya. Namun, kita tidak menyadarinya. Kita merasa bahwa mujizat Tuhan itu adalah ketika Tuhan menyembuhkan kita dari penyakit yang kritis, Tuhan memberikan kita banyak kekayaan, atau dengan mengubah ‘air menjadi anggur’. Padahal sekali lagi, mujizat Tuhan itu ada setiap hari dalam hidup kita. Hanya kita saja yang terkadang tidak melihat dengan mata iman kita.

Kita yang sudah mengecap kasih Tuhan yang luarbiasa dalam hidup kita, tentu harus tetap bersyukur dengan cara memberikan diri kita menjadi berkat bagi sesama. Kita pun harus bertobat dari setiap perbuatan yang tidak berkenan di hadapan Allah. Dengan pertobatan, kita hidup baru, dan menjadikan hidup kita menjadi persembahan yang hidup bagi Tuhan. Amin

5. Doding Haleluya No. 115:1

Sadokah ho i tanoh on, papintor uhurmin, padingat-dingat ma tongtong nidokni Tuhanmin.

6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami

Departemen Persekutuan GKPS

Tinggalkan Balasan
**