
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11)
Melalui nabi Yeremia, Tuhan mempertegas posisiNya sebagai Tuhan yang tetap sayang kepada umatNya. Memang Tuhan sedang menghukum mereka saat itu dengan membiarkan mereka menjadi tawanan dan dibawa ke pembuangan, di mana ini semua akibat dari pelanggaran mereka atau ketidaksetiaan mereka kepada Tuhan. Namun melalui nabi Yeremia, dikatakan bahwa Tuhan mempunyai rancangan untuk kehidupan bangsa itu. Karena itu, mereka diminta agar tetap menjaga status sebagai umat Tuhan dan sabar menunggu masa tujuh puluh tahun.
Dalam bacaan hari ini disampaikan bahwa Tuhan tahu apa yang Ia lakukan dan semua itu disimpulkan sebagai rancangan damai sejahtera. Tuhan tidak akan menghancurkan umat Israel, tetapi Tuhan akan mempersiapkan hari depan yang penuh harapan. Hal ini mau mengatakan bahwa hidup bersama Tuhan adalah hidup yang berkelanjutan dalam kesejahteraan. Karena itu, sebagai umat Allah mari kita tetap memegang janji Tuhan dan tetap percaya bahwa jikapun kita menghadapi tantangan atau bahkan penderitaan, itu bukan akhir dari segalanya, karena bersama Tuhan kita tahu akan tindakan Tuhan yang penuh damai sejahtera. Amin.
Kantor Sinode GKPS