1. Doding: Haleluya No. 337:1
Husombah Ham Tuhan tangihon au.
Sai uhurMu Tuhan pasaud Ham.
Sai lambin tambah ma holongku hu Bamu.
Sai tambah ma holong Bamu.
2. Tonggo
3. Ayat Harian
“Sai ulang ma padingat-dingat Ham dousa haposoonku pakon panlanggaronku, sai ingat Ham ma ahu romban hubani idop ni uhur-Mu, halani dear ni layak-Mu, Ham Jahowa.” (Psalmen 25:7)
“Dosa-dosaku pada waktu muda dan pelanggaran-pelanggaranku janganlah Kauingat, tetapi ingatlah kepadaku sesuai dengan kasih setia-Mu, oleh karena kebaikan-Mu, ya Tuhan.” (Mazmur 25:7)
4. Renungan: Ingatlah Aku Sesuai Kasih SetiaMu
Jemaat yang dikasihi Tuhan,
ketika kita sudah mengenal Tuhan dan segala perbuatanNya, maka kita akan mampu menjalani hidup ini dengan sukacita dan penuh harapan. Mengenal Tuhan tentu bukan hanya mampu menyebut siapa Dia atau apa saja yang sudah Ia perbuat sesuai dengan apa yang tertulis dalam Alkitab, tetapi lebih jauh dari itu adalah bahwa kita hidup bersama Dia dan hidup di dalam Dia. Tentu pemahaman seperti ini akan membawa kita kepada nilai kehidupan yang lebih baik dan akan dimampukan untuk melakukan yang terbaik juga.
Raja Daud berbagi tentang kehidupan berimannya kepada umat Israel. Raja Daud memperkenalkan Tuhan kepada umat Israel sesuai dengan pengalaman imannya. Tuhan itu baik dan benar seperti yang dikatakannya dalam ayat 8. Tentu pernyataan itu bukan begitu saja muncul. Dalam Mazmur 25 ini digambarkan bahwa raja Daud memohon dan meminta kepada Tuhan tentang segala yang baik dan benar. Tuhan selalu bekerja dalam kehidupannya, sehingga ia bisa menjalani hidup sesuai dengan permohonan dan penyertaan Tuhan. Pengalaman iman ini tentu sangat bernilai bagi kita, sehingga kita juga rindu untuk mengenal dan hidup bersama Tuhan.
Ketika raja Daud hidup bersama Tuhan, maka ia juga menyampaikan permohonannya agar melupakan dosa-dosa pada waktu muda. Tentu di sini kita membaca bahwa Daud menyadari jika ia juga bukan manusia sempurna, tetapi dapat jatuh ke dalam dosa. Untuk itu Daud memohon kepada Tuhan agar Tuhan melihatnya bukan sebagai orang yang berdosa, tetapi sebagai orang yang sudah menerima kasih Tuhan, dalam arti pengampunan Tuhan. Tentu dengan melihat dari cara pandang yang berbeda maka sikap yang akan dinyatakan juga berbeda. Daud menginginkan agar Tuhan tetap berada di pihaknya yang menolong serta menyertai dia dalam menjalankan perannya, khususnya sebagai raja di Israel saat itu. Tentu hal seperti ini juga yang kita pintakan kepada Tuhan agar Tuhan melihat kita sebagai orang yang sudah diselamatkanNya, sehingga kita layak hidup bersama Dia. Amin.
5. Doding: Haleluya No. 230:1-2
Sai ijalo Jesus in do pardousa na tariluh.
Ambilankon Hata in bai ganup halak na kahou.
Ase haganup na roh ipagoluh Jesus do.
Idop ni uhurNi in pinarbagah ni hataNi.
Ampa hagoluhan in sadokahni i lambungNi.
Haganupan na roh in ipagoluh Jesus in.
6. Tonggo Ham Bapanami/Doa Bapa Kami
Kantor Sinode GKPS